09 Februari 2009

Pelaksanaan Audit Penataan Kompartemen dan Zona Usaha Perunggasan

Sejauh ini pelaksanaan audit kompartemen dan zona usaha perunggasan sudah dilaksanakan di sebagian kabupaten di Provinsi Jawa Barat, yaitu kabupaten Sukabumi, Purwakarta dan Subang. Pelaksanaan awal di beberapa Kabupaten dilakukan dengan kerjasama dengan pihak Belanda dan USDA (United State Department Of Agriculture). Pelaksanaan audit dilakukan oleh Tim Penilai yang telah dilatih dan berkerja berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah disusun.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 28/Permentan/OT.140/5/2008 tentang Pedoman Penataan Kompartemen dan Penataan Zona Usaha Perunggasan dinyatakan bahwa tahapan penataan kompartemen dilakukan mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan sertifikasi. Tahap persiapan meliputi persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemohon yaitu harus memenuhi persyaratan telah menerapkan Pedoman Cara Pembibitan Yang Baik (Good Breeding Practice/GBP) dengan melampirkan kelengkapan manual panduan mutu, berupa pedoman buku atau prosedur tetap yang mengatur tatalaksana produksi dan kesehatan ternak, termasuk pemilihan bibit, pemberian pakan, biosekuriti, program vaksinasi dan lain-lain, dan bagi usaha peternakan komersial telah menerapkan Pedoman Budidaya Unggas Yang Baik (Good Farming Practice/GFP) dengan melampirkan kelengkapan manual panduan mutu sedangkan bagi usaha perunggasan harus memiliki manual pengawasan internal berupa prosedur tetap pengawasan pada titik kritis untuk memantau dan mengetahui bahwa proses manajemen usaha peternakan tersebut telah berjalan dengan semestinya.
Lebih lengkap kunjungi situs Ditjennak

Pertemuan Koordinasi Teknis Nasional I Pembangunan Peternakan

Di Jakarta pada tanggal 4 Pebruari 2009 telah diselenggarakan Rapat Koordinasi Teknis Nasional I. Pertemuan diikuti oleh jajaran Direktorat Jenderal Peternakan, Wakil dari Eselon I Lingkup Deptan, UPT Lingkup Direktorat Jenderal peternakan, Instansi Yang Membidangi Fungsi Peternakan Pada Tingkat Propinsi dan Kabupaten/Kota. Pertemuan ini dimaksudkan untuk dapat mewujudkan koordinasi antara pelaku pembangunan sub sektor peternakan dan menciptakan sikronisasi program serta sinergitas antara pusat dan daerah, secara khusus pertemuan bertujuan untuk memantapkan penyelenggaraan kegiatan tahun 2009 dan mensosialisasikan kebijakan pembangunan peternakan, sehingga diperoleh kesamaan pemahaman dan komitmen mengenai arah kebijakan sub sektor peternakan 2009, terjalinnya koordinasi dan sinkronisasi berbagai kegiatan penting pembangunan peternakan. Agenda pertemuan untuk membahas Kebijakan Perkarantinaan Dalam Mendukung Subsektor Peternakan, Kebijakan Pembangunan Peternakan dan Rencana Pelaksanaan Kegiatan Tahun 2009, Pendengalian dan Pemberantasan Penyakit Hewan Menular Strategis, Rencana Pelaksanaan Kegiatan Kesehatan Masyarakat Veterinair, Rencana Kegiatan Direktorat Budidaya Ternak Ruminansia Tahun 2009, Restrukturisasi Perunggasan dan Pengembangan Ternak Non Ruminansia Tahun 2009 serta Kegiatan Perbibitan Mendukung Kegiatan Utama Ditjen Peternakan 2009.
Lebih lengkap kunjungi situs Ditjennak


Extreme Work-Study

n the United States, the folk culture of higher education is deeply committed to the notion that higher education remains closely associated with higher wages. The truth is more complicated: more and more people have attempted to gain the higher education wage benefit in the past four decades, and real wages for many of those with advanced degrees have declined, rather than risen, writes Marc Bousquet, a member of the council of the American Association of University Professors and associate professor of English at Santa Clara University. In an excerpt in Academic Matters, adapted from his book How The University Works: Higher education and the low-wage nation, Bousquet explores the relationship of mass higher education in the US to a global shift toward precarious employment.
More on the University World News site
Source: University World News, Issue No: 0062 08 February 2009

02 Februari 2009

‘Social Book-marking’ Site for Higher Education

For the tech-savvy, social book-marking is old hat: log on to a website like delicious.com, save a few links, and share them with a network of friends. It’s a tool that some students and faculty members have used in the classroom for years, writes David Shieh in The Chronicle of Higher Education. Now a software developer hopes that a new social book-marking site, designed for higher education, will become an indispensable tool for academics. Critics, however, say limiting a network’s membership also limits the power of book-marking and defeats its purpose.
More on the University World News site
Source: University World News, Issue No: 0061 01 February 2009

27 Januari 2009

Ranking Webometrics Unpad Meningkat Tajam

Unpad menduduki ranking ke-2730 dari 14.876 perguruan tinggi di dunia, hal tersebut merupakan rilis terakhir Webometrics tanggal 26 Januari 2009. Selama semester terakhir ranking Unpad meningkat tajam, yang pada bulan Juli 2008 hanya berada pada ranking ke-4110.
Demikian juga di tingkat nasional, Unpad yang pada perangkingan bulan Juli 2008 berada pada posisi ke-16, pada awal 2009 ini meningkat menjadi ranking ke-12. Namun sayang ditingkat Asia belum masuk 100 besar. Perguruan tinggi Indonesia yang masuk top 100 Asia hanya hanya UGM yang berada pada posisi ke-64 dan ITB yang menempati posisi ke-71

26 Januari 2009

Unpad Ranking 5 Nasional “Web Popularity Ranking”

Nugraha Setiawan
Pada awal semester ke-1 tahun 2009 Universitas Padjadjaran memperoleh kedudukan bergengsi untuk “Web Popularity Ranking”, karena berhasil masuk posisi 5 besar pada tingkat nasional setelah ITB, UGM, UI, dan Unibraw. Walaupun kedudukan yang cukup bergengsi pada tingkat nasional itu belum bisa berbicara pada tingkat Asia apalagi Dunia. Perguruan Tinggi yang masuk 100 besar tingkat Asia hanya ada dua yaitu ITB (7) dan UGM (28), bahkan kedua PT tersebut sudah dapat menembus 200 besar dunia, ITB (23) dan UGM (146).
Hasil perankingan perguruan tinggi di jagat virtual itu dilakukan oleh “4icu.org”, salah satu organisasi independen yang melakukan perankingan popularitas web selain Webometrics. Webometrics yang rencananya akan mempublikasikan perankingannya pada hari ini Senin 26 Januari 2009, belum juga merealisasinya, sampai dipostingnya tulisan ini.
Saya kira hasil perankingan ini juga patut dipertimbangkan, karena “4icu.org” memaparkan metodologi perankingan dengan gamblang dan dapat dipertanggungjawabkan. Metode yang dipakai didasarkan perhitungan yang mencakup web metriks independen dan unbias yang diekstraksi dari tiga search engines yang berbeda yaitu Google Page Rank, Yahoo Inbound Links, dan Alexa Traffic Rank. Mencakup 8750 college dan universitas dari 200 negara. Data yang diperoleh diupdate setiap bulan, dan dilakukan publikasi hasil perangkingan setiap semester.
Ke depan, mudah-mudahan Unpad bisa lebih berjaya, dengan dukungan pimpinan universitas yang sangat konsern terhadap pemanfaatan internet untuk kemajuan dan perkembangan universitasnya.

List of top Colleges and Universities in Indonesia - Rankings by web popularity

25 Januari 2009

Indonesian Students Swindled and Stranded

David Jardine
A scandal involving 49 Indonesian students who sought places in Egypt’s prestigious Al-Azhar University has been revealed. Instead of enrolling in the Cairo university, the students ended up in Malaysia where 15 were discovered doing odd jobs to support themselves.
Full report on the University World News site
Source: University World News, Issue No: 0060 25 January 2009